1 / 4Dzi Bead Antik Bermata Enam
Membantu membebaskan diri dari enam alam kehidupan yang penuh dengan keburukan, kehilangan, kelalaian, kemarahan dan pertengkaran, penderitaan, serta kesedihan. Membantu dalam praktik Enam Paramita, yaitu kegembiraan dan ketekunan, disiplin moral, meditasi, kemurahan hati dan cinta kasih, kebijaksanaan, serta keteguhan hati. Membantu membersihkan karma buruk dan dipercaya membawa keberuntungan yang datang terus-menerus.
- Nama Produk
- Dzi Bead Antik Bermata Enam
- Harga Lelang Saat Ini
- Rp9.070.000
- Jumlah Stok Tersedia
- 0
- Spesifikasi Koleksi
- 12,4 × 38,1 mm
- Nomor Koleksi
- 2216819
Detail produk
Dzi Bead Antik Bermata Enam merupakan batu permata berharga dalam Buddhisme Tibet yang memiliki makna budaya dan keagamaan yang mendalam. Dzi Bead ini melambangkan pembebasan dari penderitaan Enam Alam Kehidupan serta berkah dari Mantra Enam Suku Kata.
Dzi Bead Bermata Enam dikaitkan dengan “Mantra Enam Suku Kata” dalam Buddhisme, yaitu “Om, Mani, Padme, Hum”, serta pembebasan dari penderitaan Enam Alam Kehidupan: alam dewa, manusia, asura, hewan, preta (roh kelaparan), dan neraka.
• Nama Lain: Juga dikenal sebagai “Dzi Bead Enam Mata dan Enam Kemampuan”, yang melambangkan kemurnian enam indra serta kelancaran dan keterbukaan dalam menjalani kehidupan.
• Menarik Kekayaan dan Kemakmuran: Dipercaya membantu mendukung keberuntungan dalam karier serta meningkatkan peluang memperoleh kekayaan dari berbagai sumber.
• Menangkal Bencana dan Kesulitan: Dipercaya membantu mengatasi berbagai faktor yang tidak menguntungkan dan pengaruh negatif dalam kehidupan.
• Meningkatkan Kebijaksanaan: Membantu membuka pikiran serta meningkatkan kemampuan seseorang dalam memahami dan mengambil keputusan.
• Meningkatkan Hubungan Sosial: Dipercaya dapat meningkatkan daya tarik pribadi dan membantu menciptakan hubungan antarmanusia yang lebih harmonis.
• Menangkal Energi Penyakit: Secara tradisional dipercaya membantu memperkuat kondisi tubuh dan mendukung kesehatan.
Konsep desain
Konsep desain Dzi Bead Antik Bermata Enam berakar pada filosofi Buddhisme Tibet dan kepercayaan tradisional masyarakat Himalaya, dengan inti konsep berupa “pembebasan dari penderitaan Enam Alam Kehidupan” serta “keseimbangan energi tubuh dan pikiran”.
Konsep Desain Utama
• Pembebasan dari Siklus Enam Alam Kehidupan: Enam “mata” pada totem melambangkan pemurnian dan upaya melampaui penderitaan dari alam dewa, alam manusia, alam asura, alam hewan, alam preta (roh kelaparan), dan alam neraka, dengan tujuan mencapai kesempurnaan spiritual yang hakiki.
• Perwujudan Kebijaksanaan Dharma: Dikaitkan dengan “Mantra Enam Suku Kata” Bodhisattva Avalokitesvara, yaitu “Om Mani Padme Hum”, serta konsep Buddhis “Enam Keharmonisan”, yang mencakup keharmonisan tubuh, ucapan, pikiran, disiplin, manfaat, dan pandangan. Hal ini mengekspresikan kebijaksanaan penuh welas asih untuk melindungi semua makhluk dan menciptakan kehidupan yang harmonis serta saling berdampingan.
• Keselarasan Enam Kemampuan Spiritual dan Keseimbangan Menyeluruh: Melambangkan pembukaan enam kemampuan spiritual, yaitu mata dewa, telinga dewa, kemampuan mengetahui pikiran orang lain, pengetahuan tentang kehidupan masa lalu, kemampuan melakukan perjalanan secara supranatural, serta kebijaksanaan untuk terbebas dari kekotoran batin. Dalam kehidupan sehari-hari, konsep ini melambangkan keselarasan antara kesehatan, kemakmuran, karier, kebijaksanaan, hubungan sosial, dan keselamatan.
